[The Best Movies 2017] Synopsis – The Mummy – Dalam Bahasa Inggris Lengkap Dengan Terjemahan

Posted on

Dear Readers,

Apakah kalian suka dengan film petualangan Amerika Serikat?

BelajarMudahBahasaInggris.com – Artikel hari ini saya akan memberikan kalian Sinopsis film dalam Bahasa Inggris. Semoga bacaan ini berguna ya sob!

Let’s check it out!

[The Best Movies 2017] Synopsis – The Mummy – Dalam Bahasa Inggris Lengkap Dengan Terjemahan



The Mummy adalah film petualangan asal Amerika Serikat yang dirilis tahun 1999, ditulis dan disutradari oleh Stephen Sommers, dibintangi oleh Brendan Fraser, Rachel Weisz, John Hannah dan Kevin J. O’Connor, dengan Arnold Vosloo sebagai pemeran mumi yang bangkit kembali. Film ini merupakan daur ulang film berjudul sama pada tahun 1932 yang dibintangi Boris Karloff sebagai pemeran muminya. Pada mulanya, film ini dimaksudkan untuk menjadi bagian dari seri film horor beranggaran rendah, namun akhirnya film ini menjadi salah satu film petualangan terlaris.

Pengambilan gambar dimulai di Marrakech, Maroko pada 4 Mei 1998, dan berlangsung selama tujuh belas minggu; para krunya harus bertahan menghadapi dehidrasi, badai pasir, dan ular saat mengambil gambar di Sahara. Efek visual film ini ditangani oleh Industrial Light & Magic, yang mencampur film dan CGI untuk menghasilkan sosok mumi. Jerry Goldsmith menangani musik latar belakang film ini.

Simak Trailer The Mummy di bawah ini:


Synopsis


The Mummy

In Thebes, Egypt, 1290 BC, high priest Imhotep has a love affair with Anck-su-Namun, the mistress of Pharaoh Seti I. When the Pharaoh discovers the affair, Imhotep and Anck-su-Namun assassinate him. Imhotep flees, while Anck-su-Namun kills herself, intending for Imhotep to resurrect her. Imhotep and his priests steal her corpse and travel to Hamunaptra, the city of the dead, but the resurrection ritual is stopped by Seti’s bodyguards, the Medjai. Imhotep’s priests are all mummified alive, while Imhotep himself is sentenced to suffer the Hom Dai, the worst of Egyptian curses, buried alive with flesh-eating scarab beetles. Imhotep is sealed away in a sarcophagus at the feet of a statue of the Egyptian god Anubis and kept under strict surveillance by the Medjai to prevent Imhotep’s return.

In 1926, Jonathan Carnahan presents his sister Evelyn, a Cairo librarian and aspiring Egyptologist, with an intricate box and map, which leads to Hamunaptra. Jonathan reveals he stole the box from an American adventurer, Rick O’Connell, who discovered the city while in the French Foreign Legion. Rick makes a deal with Evelyn to lead them there if they release him from prison.

Rick leads Evelyn and her party to the city, where the group encounters a band of American treasure hunters guided by Rick’s cowardly colleague Beni Gabor. The expeditions are attacked by the Medjai, led by the warrior Ardeth Bay. Against Ardeth’s advice to leave the city, the two expeditions continue to excavate. Evelyn searches for the famous Book of the Living, a book made of pure gold. Instead of finding the book, she, Rick, and Jonathan stumble upon the statue of Anubis and the remains of Imhotep buried underneath. The team of Americans, meanwhile, discover the black Book of the Dead, accompanied by canopic jars carrying Anck-su-Namun’s preserved organs.

At night, Evelyn takes the Book of the Dead and reads a page aloud, accidentally awakening Imhotep. The expeditions return to Cairo, but Imhotep follows them with the help of Beni. Imhotep returns to full strength by killing the Americans one by one and brings the ten plagues back to Egypt. Seeking a way to stop Imhotep, Rick, Evelyn and Jonathan meet Ardeth at a museum. Ardeth hypothesizes that Imhotep wants to resurrect Anck-su-Namun again and plans to do so by sacrificing Evelyn. Evelyn believes that if the Book of the Dead brought Imhotep back to life, the Book of the Living can kill him again, and deduces the book’s whereabouts. Imhotep corners the group with an army of slaves. Evelyn agrees to accompany Imhotep if he spares the rest of the group.

Imhotep, Evelyn, and Beni return to Hamunaptra, pursued by Rick, Jonathan, and Ardeth. Imhotep prepares to sacrifice Evelyn, but she is rescued after an intense battle with Imhotep’s mummified priests. When Evelyn reads from the Book of Amun-Ra, Imhotep becomes mortal again, and Rick forces him into the River of Death. Imhotep leaves the world of the living, vowing revenge. While looting treasure from the pyramid, Beni accidentally sets off an ancient booby trap and is trapped by a swarm of flesh-eating scarabs as Hamunaptra collapses into the sand. Ardeth rides away as Rick and Evelyn kiss and, with Jonathan, ride off into the sunset on a pair of camels laden with Beni’s treasure.


Terjemahan


The Mummy

Pada masa Mesir Kuno, 1290 SM, pendeta agung Imhotep menjalin cinta terlarang dengan Anck-su-Namun, selir firaun Seti I. Saat sang firaun mengetahui hubungan mereka, Imhotep dan Anck-su-Namun segera membunuhnya. Setelah kejadian itu, Imhotep melarikan diri sedangkan Anck-su-Namun mencegat para pengawal lalu bunuh diri karena yakin bahwa kelak Imhotep dapat menghidupkannya lagi. Setelah Anck-su-Namun dimakamkan, Imhotep dan para pengikutnya mencuri jenazahnya dan membawanya ke Hamunaptra, kota orang mati, untuk melakukan upacara pembangkitan jenazah. Upacara tersebut digagalkan oleh para pengawal firaun. Akhirnya, Imhotep dan para pengikutnya ditangkap lalu dijadikan mumi hidup-hidup. Imhotep dijatuhi hukuman Hom Dai agar dikutuk di dunia dan akhirat selamanya. Ia dikubur bersama kumbang pemakan daging di sebuah sarkofagus di bawah kaki patung dewa Anubis, dan dijaga oleh kaum penjaga makam yang disebut Medjay, agar keberadaannya tidak diketahui sehingga tidak akan mendatangkan wabah bagi dunia.

Di Kairo, 1926 M, Jonathan Carnahan menunjukkan sebuah kotak berisi peta—yang ia curi dari seorang mantan prajurit Legiun Asing Perancis—ke hadapan adiknya, Evelyn, seorang pustakawati dan egiptolog. Peta tersebut menunjukkan lokasi Hamunaptra—konon merupakan tempat dipendamnya harta Seti I—sehingga mereka berdua memutuskan untuk pergi ke sana. Dr Terrence Bay bersikap skeptis dan berkata bahwa Hamunaptra tidak pernah ada. Karena suatu kejadian, peta itu terbakar. Evelyn dan Jonathan pun terpaksa pergi ke penjara Kairo, tempat Richard “Rick” O’Connell—penemu kotak yang dicuri oleh Jonathan—untuk mengetahui keberadaan Hamunaptra karena Rick mengaku pernah bertempur di sana beberapa tahun sebelumnya. Rick yang sedang menanti hukuman mati menyatakan kesediaannya untuk membantu Evelyn asalkan Evelyn membebaskannya. Setelah Evelyn bernegosiasi dengan kepala sipir penjara, akhirnya Rick dibebaskan. Evelyn dan Jonathan pun menuju Hamunaptra dengan dipandu oleh Rick.

Dalam perjalanan, Evelyn dan rombongannya bertemu kelompok pemburu harta dari Amerika yang dipandu oleh Beni Gabor, mantan teman seperjuangan Rick. Setelah tiba di Hamunaptra, mereka bersaing dan melakukan penggalian di lokasi yang berbeda. Saat bermalam di sana, mereka diserang oleh para Medjay yang dipimpin oleh Ardeth Bay. Serangan mereka berhasil diredakan oleh Rick. Sebelum mereka pergi, Ardeth mewanti-wanti bahwa ada sesuatu yang tak boleh diusik sedang terkubur di sana. Tanpa mengindahkan peringatan Ardeth, rombongan ekspedisi terus melakukan penggalian. Rombongan Amerika yang mengincar emas justru mendapatkan Kitab Orang Mati beserta guci penyimpanan organ dalam Anck-su-Namun. Sementara itu, Evelyn yang mengincar Kitab Amun-Ra justru menemukan sarkofagus yang menyimpan tubuh Imhotep. Pada malam hari, Evelyn mengambil Kitab Orang Mati dari tenda rombongan Amerika saat mereka tertidur. Ia membaca kitab tersebut dengan suara keras sehingga Imhotep bangkit kembali dan melukai salah satu anggota rombongan ekspedisi. Menyadari ancaman dari Imhotep, mereka pun kembali ke Kairo, namun Imhotep berhasil mengejar mereka. Untuk mencari informasi tentang Imhotep, mereka pergi menemui Dr. Terrence. Ardeth tiba di museum terlebih dahulu dan mengungkapkan bahwa Dr. Terrence sesungguhnya anggota kaum Medjay sebagaimana dirinya. Setelah Evelyn—yang berjumpa dengan Imhotep—mengaku bahwa Imhotep pernah memanggil dirinya dengan sebutan Anck-su-Namun, Ardeth dan Dr. Terrence menyadari bahwa Imhotep ingin menghidupkan Anck-su-Namun kembali, dengan nyawa Evelyn sebagai tumbalnya.

Evelyn berhipotesis bahwa bila Kitab Orang Mati dapat menghidupkan Imhotep, maka Kitab Amun-Ra dapat merenggut nyawa Imhotep. Setelah menyelidiki lokasi kitab tersebut, Evelyn dan rombongannya bergegas kembali ke Hamunaptra untuk mendapatkannya. Di tengah perjalanan, Evelyn diculik oleh Imhotep. Imhotep, Evelyn, dan Beni—yang bersekutu dengan Imhotep—tiba lebih dahulu di Hamunaptra, diikuti oleh Rick, Jonathan, dan Ardeth. Jonathan mencari Kitab Amun-Ra, Rick dan Ardeth menyelamatkan Evelyn, sementara Beni mengangkut harta karun di yang ada di sana. Setelah Evelyn berhasil dibebaskan, ia segera membaca Kitab Amun-Ra sehingga Imhotep kehilangan kekuatannya dan dapat dibunuh. Di tempat lain, Beni yang sedang mengangkut harta tidak sengaja memicu suatu mekanisme sehingga Hamunaptra berguncang. Rick, Jonathan, dan Evelyn segera menyelamatkan diri. Sementara itu, Beni terperangkap di ruang harta dan digerogoti oleh kumbang pemakan daging. Setelah Hamunaptra runtuh dan tenggelam ke dalam pasir, mereka pergi dengan memboyong harta yang ditinggalkan oleh Beni.


Baca juga link di bawah ini untuk menambah referensi Sinopsis kalian:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *