Cerita Keong Mas dalam Bahasa Inggris Lengkap dengan Terjemahan

Posted on

Dear Readers,

PustakaBahasaInggris.comDongeng merupakan bentuk sastra lama yang bercerita tentang suatu kejadian yang luar biasa yang penuh khayalan (fiksi) yang dianggap oleh masyarakat suatu hal yang tidak benar-benar terjadi. Dongeng merupakan bentuk cerita tradisional atau cerita yang disampaikan secara turun-temurun dari nenek moyang. Dongeng berfungsi untuk menyampaikan ajaran moral (mendidik), dan juga menghibur. Dongeng merupakan sebuah Narrative Text.

Dongeng Keong Mas merupakan cerita rakyat Indonesia yang sangat populer. Berbagai buku cerita anak sudah mengisahkan cerita rakyat Jawa Timur ini. Cerita Rakyat Indonesia Keong Mas ditampilkan dalam pentas seni theater bahkan sudah diterjemahkan kedalam bahasa Asing. Seperti contoh di bawah ini:

Cerita Keong Mas dalam Bahasa Inggris Lengkap dengan Terjemahan

Cerita Keong Mas dalam Bahasa Inggris Lengkap dengan Terjemahan


Dongeng dalam Bahasa Inggris

Golden Snail

Once Upon a time. There lived a king named Kertamarta. He led a kingdom that was very beautiful and majestic, the kingdom was the kingdom of Daha. King of Kertamarta had two beautiful daughters, Dewi Galuh and Candra Kirana. They were very happy and well-off.

One day, there came a handsome prince from the kingdom of Kahuripan. The prince was named Raden Inu Kertapati. The arrival of the Prince to the kingdom of Daha was to apply for one of the King’s daughters, namely Candra Kirana. Prince’s arrival and intentions were welcomed by King of Kertamarta. Princess Candra Kirana also accepted the application of Prince Raden Inu Kertapati.

Because the engagement was to make Dewi Galuh feel very jealous. She put his heart on Raden Inu Kertapati and felt she was the one who was more suitable to be his fiance. From feeling iris then developing into feelings of hatred. Dewi Galuh began planning to get rid of Candra Kirana from the kingdom.

One day, Princess Dewi Galuh secretly went to see an evil witch. She asked for help from the witch to conjure Candra Kiran into something disgusting and Prince Raden Inu stayed away from him. She also hoped to become Candra Kirana’s successor as his fiance.

The witch also agreed to the request of Dewi Galuh. However, Magicians couldn’t enter the palace because it would cause a suspicion. Finally, Dewi Galu had a strategy to slander Candra Kirana, so she was expelled from the kingdom. Candra Kirana left the kingdom feeling sad. In the middle of the journey, she met with the evil witch and conjured Candra Kirana into the Golden Snail. After successfully conjuring Candra Kirana, the witch threw it into the river directly.

“Your curse will disappear if you can meet your fiance Prince Raden Inu.”

One day, a grandmother was looking for fish using nets. Finally, Golden Snail was involved in the net. Seeing how beautiful the snail that she got. The grandmother immediately took him home and kept the snail in a jar. The grandmother maintained the snail well and fed, so as not to die.

The next day, grandma returned to the river to look for fish. However, nothing she got. Because it had been too long but didn’t get results. She immediately decided to go home.

When grandma was back home. She was very surprised. She saw a very tasty meal already available on her desk. She was very surprised and wondered who had made this food.

Every day similar events continue to occur. Feeling curious, the grandmother decided to pretend to go to the sea. Actually, she wanted to know and to peek who had made food.

The grandmother was very surprised. Seeing the snail that she kept in a jar turned into a beautiful girl. The beautiful girl immediately prepared food on the table. Because of his curiosity, the grandmother immediately approached the beautiful girl

“Who are you, beautiful princess? And where are you from? ” Grandma asked.

The snail that turned into its original form, Candra Kirana. Very surprised to see the sudden arrival of grandma. Finally, Candra Kirana explained who she really was. And told why she turned into Golden Snail. After explaining to the grandmother, Candra Kirana again changed form to Golden Snail.

Meanwhile, Prince Raden Inu looked for Princess Candra Kirana who suddenly disappeared somewhere. However, he could not get news from Candra Kirana. Prince Raden Inu found that he was very sure that Chandra Kirana was still alive. Because that belief made Raden Inu not stop looking. He also promised, would not return to the kingdom before finding his fiance, Candra Kirana.

Finally, the evil witch knew that Prince Raden Inu Kertapti was looking for Candra Kirana. She looked for ways that the Prince could not find Candra Kirana. She also disguised himself as a crow.

On the way, Raden Inu Kertapti was shocked by a crow who could talk. The crow knew its purpose. Prince, who felt happy and thought that the bird knew where Candra Kirana is. He also followed the instructions which were given by a crow. Even though the road instructions were wrong.

Raden Inu began to get confused with the instructions were given by a crow. On the way, he met an old grandfather who was starving. He immediately gave food. Apparently, the grandfather was powerful and helped Raden Inu from a crow. Grandpa hit a crow with his wand and suddenly a crow turned into smoke.

The grandfather gave directions. Prince Raden Inu Kertapati was in a hurry towards Dadapan Village. For days, he traveled. However, in the middle of the journey, the lunch had run out. He felt very thirsty. he also saw a house and immediately headed to the house. He intended to ask for a glass of water. But instead of just the water, he got but Candra Kirana who he was looking for. He saw his fiance from the window cooking.

Finally, Prince Raden Inu Kertapti could find Candra Kirana. He felt very happy. Likewise with Candra Kirana who managed to eliminate the curse, when meeting her fiance. Candra Kirana was a beautiful girl.

Raden Inu Kertapti immediately brought Candra Kirana to the kingdom of Daha. He also invited Grandma who had helped him. Candra Kirana also explained Dewi Galu’s actions so far to the King. Finally, the crime of Dewi Galu was exposed.

Dewi Galuh was punished for his actions. However, because she felt afraid of punishment. She fled to the forest. While the king apologized to Candra.

Finally, Prince Raden Inu Kertapti and Candra Kirana decided to get married. They live happily.


Terjemahan

Keong Mas

Pada zaman dahulu kala. Hiduplah seorang Raja yang bernama Kertamarta. Ia memimpin sebuah kerajaan yang sangat indah dan megah, kerajaan tersebut adalah kerajaan Daha. Raja Kertamarta mempunyai dua orang Putri yang cantik, Dewi Galuh dan Candra Kirana. Kehidupan mereka sangat bahagia dan berkecukupan.

Pada suatu hari, datanglah seorang Pangeran tampan dari kerajaan Kahuripan. Pangeran tersebut bernama Raden Inu Kertapati. Kedatangan Pangeran ke kerajaan Daha adalah untuk melamar salah satu Putri Raja, yaitu Candra Kirana. Kedatangan dan maksud Pangeran sangat di sambut baik oleh Raja Kertamarta. Putri Candra Kirana pun menerima lamaran Pangeran Raden Inu Kertapati.

Karena pertunangan itu lah membuat Dewi Galuh merasa sangat iri. Ia menaruh hati pada Raden Inu Kertapati dan merasa dirinyalah yang lebih cocok menjadi tunangannya. Dari perasaan irilah kemudian berkembang menjadi perasaan benci. Dewi Galuh mulai merencanakan untuk menyingkirkan Candra Kirana dari kerajaan.

Suatu hari, secara diam-diam Putri Dewi Galuh pergi menemui sorang penyihir jahat. Ia meminta bantuan kepada Penyihir untuk menyihir Candra Kiran menjadi sesuatu yang menjijikan dan Pangeran Raden Inu menjauhinya. Ia pun berharap menjadi pengganti Candra Kirana sebagai tunangannya.

Penyihir pun menyetujui permintaan Dewi Galuh. Namun, Penyihir tidak dapat masuk istana karena akan menimbulkan sebuah kecurigaan. Akhirnya, Dewi Galu mempunyai siasat untuk memfitnah Candra Kirana, sehingga ia di usir dari kerajaan. Candra Kirana meninggalkan kerajaan dengan perasaan sedih. Di tengah perjalanan ia bertemu dengan penyihir jahat dan menyihir Candra Kirana menjadi Keong Mas. Setelah berhasil menyihir Candra Kirana, penyihir langsug membuangnya ke sungai.

“Kutukanmu akan hilang, jika kamu dapat bertemu dengan tunanganmu Pangeran Raden Inu.” Ujar Penyihir.

Suatu hari, seorang Nenek sedang mencari ikan dengan menggunakan jala. Akhirnya, Keong Mas ikut tersangkut oleh jala tersebut. Melihat betapa indahnya Keong Mas yang ia dapatkan. Si Nenek langsung membawanya pulang dan di simpannya Keong Mas di tempayan. Nenek tersebut memelihara Keong Mas dengan baik dan memberikan makan, agar tidak mati.

Keesokan harinya, sang Nenek kembali ke sungai untuk mencari Ikan. Namun, tidak satu pun yang ia dapatkan. Karena sudah terlalu lama tapi tidak mendaptkan hasil. Ia pun segera memutuskan untuk pulang kerumah.

Ketika Nenek sampai di rumah. Ia sangat terkejut. Ia melihat makanan yang sangat enak sudah tersedi di atas mejanya. Ia merasa sangat heran dan bertanya-tanya siapa yang sudah membuatkan makanan ini.

Setiap hari kejadian serupa terus terjadi. Karena merasa penasaran. Sang Nenek memutuskan untuk pura-pura pergi ke laut. Sebenarnya ia ingin tau dan mengintip siapa yang sudah membuatkan makanan.

Sang nenek sangat terkejut. Melihat Keong Mas yang ia simpan di tempayan berubah menjadi seorang gadis yang cantik jelita. Gadis cantik tersebut langsung meniapkan makanan di atas meja. Karena rasa penasarannya, Sang Nenek langsung menghampiri Gadis cantik tersebut

“Siapa kamu Putri yang cantik? Dan dari manakah asalmu?” Tanya sang Nenek.

Keong Mas yang berubah menjadi wujud aslinya yaitu Candra Kirana. Sangat terkejut melihat kedatangan Sang Nenek yang tiba-tiba. Akhirnya, Candra Kirana menjelaskan siapa ia sebenarnya. Dan menceritakan kenapa ia berubah menjadi Keong Mas. Setelah menjelaskan kepada Sang Nenek, Candra Kirana pun kembali berubah wujud menjadi Keong Mas.

Sementara, Pangeran Raden Inu terus mencari Putri Candra Kirana yang mendadak hilang entah kemana. Namun, kabar dari Candra Kirana pun tidak dapat ia dapatkan. Pangeran Raden Inu Kertapati sangat yakin bahwa Candra Kirana masih hidup. karena kenyakinan itu membuat Raden Inu tidak berhenti mencari. Ia pun berjanji, tidak akan kembali ke kerajaan sebelum menemukan tunangannya, Candra Kirana.

Akhirnya, Penyihir jahat mengetahui bahwa Pangeran Raden Inu Kertapti sedang mencari Candra Kirana. Ia mencari cara agar Pangeran tidak dapat menemukan Candra Kirana. Ia pun menyamar menjadi seekor burung gagak.

Di tengah perjalanan, Raden Inu Kertapti di kejutkan oleh burug gagak yang dapat bicara. Burung gagak tersebut mengetahui tujuannya. Pangeran yang merasa senang dan menganggap burung tersbut tahu dimana keberadaan Candra Kirana. Ia pun mengiikuti petunjuk yang di berikan burung gagak. Padahal petunjuk jalan tersebut salah.

Pangeran Raden, mulai kebingungan dengan petunjuk yang di berikan burung gagak. Di tengah perjalanan, ia bertemu dengan seorang Kakek tua yang sedang kelaparan. Ia segera memberikan makanan. Ternyata, Kakek tersebut adalah seorang Kakek yang sakti dan menolong Raden Inu Kertapti dari burung gagak. Kakek memukul burung gagak dengan tongkatnya dan tiba-tiba burung gagak berubah menjadi asap.

Kakek tersebut memberikan petunjuk jalan. Pangeran Raden Inu Kertapati segeran menuju Desa Dadapan. Berhari-hari, ia menempuh perjalanan. Namun, di tengah perjalanan bekalnya telah habis. Ia merasa sangat kehausan. Ia pun melihat sebuah Rumah dan segera menuju ke rumah tersebut. Ia berniat untuk meminta segelas air. Namun, bukannya hanya air yang ia dapatkan tetapi Candra Kirana yang ia cari. Ia melihat tunangannya dari jendela sedang memasak.

Akhirnya, Pangeran Raden Inu Kertapti dapat menemukan Candra Kirana. Ia merasa sangat senang. Begitu pula dengan Candra Kirana yang berhasil menghilangkan kutukannya, apabila bertemu dengan tunangannya. Candra Kirana menjadi gadis cantik jelita.

Raden Inu Kertapti segera membawa Candra Kirana ke kerajaan Daha. Ia pun mengajak Nenek yang sudah menolongnya. Candra Kirana pun menjelaskan perbuatan Dewi Galu selama ini kepada Baginda Raja. Akhirnya, kejahatan Dewi Galu terbongkar.

Dewi Galuh mendapat hukuman atas perbuatannya itu. Namun, karena merasa takut akan hukuman. Ia melarikan diri ke hutan. Sementara Baginda minta maaf kepada Candra Kirana.

Akhirnya, Pangeran Raden Inu Kertapti dan Candra Kirana memutuskan untuk menikah. Mereka hidup behagia.


Setiap Dongeng memiliki pesan moral yang disampaikan kepada para pembaca.
Lalu apa pesan moral yang ingin di sampaikan dalam cerita “Golden Snail

The moral message of the Indonesian Folklore | Golden Snail is: as good as you can cover up the crime, one day it will also be revealed. Always do good and keep away from envy jealousy then you will be safe in living life.

Semoga Dongeng pada artikel ini memberikan kalian hiburan. 🙂

Vote your voice for better articles

Cerita Keong Mas dalam Bahasa Inggris Lengkap dengan Terjemahan
5 (100%) 1 vote


Best regards: PustakaBahasaInggris.com