Dialog Bahasa Inggris tentang Grammar Check Lengkap Dengan Terjemahan dan Pembahasan Materi

Posted on

Dear Readers,

Grammar merupakan salah satu bagian penting dalam ber-Bahasa Inggris. Tanpa memiliki grammar yang baik dapat menimbulkan kesalahpahaman dalam berkomunikasi.

PustakaBahasaInggris.com – Pada kesempatan ini, saya akan memberikan kalian contoh Dialog Bahasa Inggris tentang Grammar Check. Temukan materi Bahasa Inggris pada dialog di bawah ini yang nantinya dapat kalian gunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Dialog Bahasa Inggris tentang Grammar Check Lengkap Dengan Terjemahan dan Pembahasan Materi

Dialog Bahasa Inggris tentang Grammar Check Lengkap Dengan Terjemahan dan Pembahasan Materi


Dialog dan Terjemahan

Situation: There are two students at the library. They are Tod and Maria. Maria has a problem with learning grammar. So, does Tod has an idea to solve the problem? Let’s check it out!
Situasi: Ada dua siswa di perpustakaan. Mereka adalah Tod dan Maria. Maria memiliki masalah dengan belajar tata bahasa. Jadi, apakah Tod punya ide untuk memecahkan masalah? Mari kita periksa!

Maria: Hi, Tod. How’s your day?
Maria: Hai, Tod. Bagaimana harimu?

Tod: Hi, Maria. Yeah… so far so good. How about you?
Tod: Hai, Maria. Yeah … sejauh ini bagus sekali. Bagaimana dengan kamu?

Maria: Oh, damn! This is the first day of my life, Tod. 🙁
Maria: Oh, sial! Ini adalah hari terburuk dalam hidupku, Tod. 🙁

Tod: Oh gosh! I’m sorry to hear that. What’s the problem?
Tod: Oh astaga! Aku prihatin mendengarnya. Apa masalahnya?

Maria: Well, I don’t know how do I begin to start.
Maria: Baiklah, aku tidak tahu bagaimana aku memulai.

Tod: Eeeemmm… let it flow, Maria. Is it talking about the English test?
Tod: Eeeemmm … biarkan mengalir, Maria. Apakah itu berbicara tentang tes bahasa Inggris?

Maria: How did you know that?
Maria: Bagaimana kamu tahu itu?

Tod: Well, I just guessing. Is it right?
Tod: Baiklah, aku hanya menebak. Apakah tepat?

Maria: Yups. I had C for the last test. I’ve tried hard to fix a situation, but…
Maria: Ya. Aku dapat nilai C untuk tes terakhir. Aku sudah berusaha keras untuk memperbaiki situasi, tapi …

Tod: What kinda situation here?
Tod: Situasi seperti apa di sini?

Maria: Grammar! Oh gosh! It makes me crazy, Tod!
Maria: Tata bahasa! Astaga! Itu membuatku gila, Tod!

Tod: Grammar takes an important place in English. If you want to have good communication, you have to master grammatical.
Tod: Tata bahasa mengambil peranan penting dalam bahasa Inggris. Jika kamu ingin memiliki komunikasi yang baik, kamu harus menguasai tata bahasa.

Maria: Yeah, you are right. I try to be better at grammar by using a kind of application mobile. It helps me but not 100%. You know that huh.
Maria: Ya, kamu benar. Aku berusaha lebih baik dalam tata bahasa dengan menggunakan semacam aplikasi mobile. Ini membantuku tapi tidak 100%. Kamu tahu itu, ya.

Tod: Yups. I agree with you. Sometimes it has an error.
Tod: Yups. Aku setuju dengan kamu. Terkadang ada kesalahan.

Read More

Maria: Would you like to help me to improve my grammatical?
Maria: Apakah kamu ingin membantu aku memperbaiki tata bahasaku?

Tod: How does it work?
Tod: Bagaimana bisa?

Maria: Maybe we can start with some sentences. How do you think about that?
Maria: Mungkin kita bisa mulai dengan beberapa kalimat. Bagaimana pendapatmu tentang itu?

Tod: Let me figure it out.
Tod: Biarkan aku mengetahuinya.

Maria: Okay. This is my sentence “He is still part of my family.” Is it correct or not?
Maria: Baiklah. Ini kalimatku “He is still part of my family.” Apakah benar atau tidak?

Tod: That is an interesting sentence. Alright, I’ll try to explain. The first of all, the sentence is right because there ain’t a verb. So, you use “is” but if you use “still” it’s better for deleting “is”?
Tod: Itu kalimat yang menarik. Baiklah, aku akan coba jelaskan. Yang pertama, kalimatnya benar karena tidak ada kata kerja. Jadi kamu menggunakan “is” tapi jika kamu menggunakan “still” lebih baik menghapus “is”?

Maria: Why?
Maria: Kenapa?

Tod: Because it’s not necessary if you use “still”.
Tod: Karena tidak perlu jika kamu menggunakan “still”. 

Maria: Do you mean “still” can replace “is”?
Maria: Apakah maksudmu “still” bisa menggantikan “is”?

Tod: Yups, I think so because in our nation sometimes that sentence is allowed.
Tod: Yups, aku rasa begitu karena di negara kita kadang kalimat itu diijinkan.

Maria: So the sentence will be “He still part of my family.” Is that right?
Maria: Jadi kalimatnya adalah “He still part of my family.” Apakah itu benar?

Tod: Yups. It doesn’t mean that “He is still part of my family” is a false sentence.
Tod: Yups. Itu bukan berarti “He is still part of my family” merupakan sebuah kalimat yang salah.

Maria: How about this “He was still part of my family.”
Maria: Bagaimana dengan ini “He was still part of my family.”

Tod: Oh, no. That’s a mistake. “still” is only used in present condition. It can’t be used in a past situation.
Tod: Oh, tidak. Itu salah. “still” hanya digunakan dalam kondisi sekarang. Itu tidak bisa digunakan dalam situasi masa lalu.

Maria: Oh, I see. So, the sentence will be “He was part of my family.” Is that right?
Maria: Oh, begitu. Jadi, kalimatnya adalah “He was part of my family.” Apakah itu benar?

Tod: Yes, you are right.
Tod: Ya, kamu benar.

Maria: Do you have a time after the end of the class?
Maria: Apakah kamu punya waktu setelah akhir kelas?

Tod: I don’t even know about that. What’s up?
Tod: Aku bahkan tidak tahu tentang itu. Ada apa?

Maria: I need your favor to guide me through learning grammar after school.
Maria: Aku butuh pertolongan untuk membimbingku belajar tata bahasa sepulang sekolah.

Tod: Alright. I’ll try my best.
Tod: Baiklah. Aku akan mencoba yang terbaik.

Maria: Okay. See you after school.
Maria: Baiklah. Sampai jumpa sepulang sekolah.

Tod: Alright. See you, Maria.
Tod: Baiklah. Sampai jumpa, Maria.


Kesimpulan

Apa pesan yang dapat kita ambil dari dialog di atas?

It’s talked about a second change. Ya semua orang berhak mendapatkan kesempatan kedua. walaupun kesempatan ini sangat langka untuk didapatkan. Sebuah kesempatan kedua untuk menjadi pribadi yang lebih baik dengan cara berusaha memperbaiki kesalahan. Jika diri ini dirasa kurang mampu, maka mintalah pertolongan dari orang yang tepat. Good Luck, guys!


Pembahasan Materi

1. Pelajari tentang Tenses

Tenses merupakan hal penting dalam membuat sebuah dialog. Simak pembahasan tentang English Tenses di sini!


Simple Present Tense
  • Maria: Oh, damn! This is the worst day in my life, Tod. 🙁
  • Tod: Oh gosh! I’m sorry to hear that. What’s the problem?
  • Maria: Well, I don’t know how do I begin to start.
  • Tod: Grammar takes an important place in English. If you want to have good communication, you have to master grammatical.

Kalimat yang bergaris bawah di atas merupakan beberapa contoh kalimat Simple Present Tense. Kalian dapat menemukan contoh lainnya dengan cara memahami materi Simple Present Tense, kalian dapat mempelajarinya di sini:


Present Continuous Tense
  • Tod: Eeeemmm… let it flow, Maria. Is it talking about English test?
  • Maria: Yeah, you are right. I try to be better at grammar by using a kind of application mobile. It helps me but not 100%. You know that huh.

Kalimat yang bergaris bawah di atas merupakan beberapa contoh kalimat Present Continuous Tense. Kalian dapat menemukan contoh lainnya dengan cara memahami materi Present Continuous Tense, kalian dapat mempelajarinya di sini:


Present Perfect Tense
  • Maria: Yups. I had C for the last test. I’ve tried hard to fix a situation, but…

Kalimat yang bergaris bawah di atas merupakan contoh kalimat Present Perfect Tense. Untuk memahami materi Present Perfect Tense, kalian dapat mempelajarinya di sini:


Simple Future Tense
  • Tod: That is an interesting sentence. Alright, I’ll try to explain. The first of all, the sentence is right because there ain’t a verb. So, you use “is” but if you use “still” it’s better for deleting “is”?
  • Maria: So the sentence will be “He still part of my family.” Is that right?

Kalimat yang bergaris bawah di atas merupakan contoh kalimat Simple Future Tense. Kalian dapat menemukan contoh lainnya dengan cara memahami materi Simple Future Tense, kalian dapat mempelajarinya di sini:


Simple Past Tense
  • Maria: How did you know that?
  • Maria: Yups. I had C for the last test. I’ve tried hard to fix a situation, but…

Kalimat yang bergaris bawah di atas merupakan contoh kalimat Simple Past Tense. Kalian dapat menemukan contoh lainnya dengan cara memahami materi Simple Past Tense, kalian dapat mempelajarinya di sini:


2. Pelajari tentang Grammar

Selain Tenses, Grammar pendukung memegang peranan penting dalam sebuah percakapan, seperti:


Imperative Sentence
  • Tod: Let me figure it out.

Kalimat yang bergaris bawah di atas merupakan contoh Imperative Sentence. Kalian dapat menemukan contoh lainnya dengan cara memahami materi Imperative Sentence, kalian dapat mempelajarinya di sini:


Passive Voice
  • Tod: Yups, I think so because in our nation sometimes that sentence is allowed.

Kalimat yang bergaris bawah di atas merupakan contoh Passive Voice. Untuk memahami materi Passive Voice, kalian dapat mempelajarinya di sini:


3. Pelajari tentang Expression

Kalian dapat menggunakan beberapa Expression dalam sebuah percakapan, seperti contoh di atas.


Expression of Sympathy
  • Tod: Oh gosh! I’m sorry to hear that. What’s the problem?

Kalimat yang bercetak tebal di atas merupakan contoh Expression of Sympathy. Untuk memahami materi Expression of Sympathy, kalian dapat mempelajarinya di sini:


Semoga contoh dialog di atas dapat membatu kalian merangkai kata dan membuat sebuah dialog Bahasa Inggris dengan kalimat dan situasi kalian masing-masing. Tetap semangat belajar! Good Luck.

Simak Contoh Dialog Bahasa Inggris di Perpustakaan:

Vote your voice for better articles

Dialog Bahasa Inggris tentang Grammar Check Lengkap Dengan Terjemahan dan Pembahasan Materi
5 (100%) 3 votes


Best regards: PustakaBahasaInggris.com