Grammar and Writing – Bagaimana cara Meningkatkan Grammar in Writing?

Diposting pada

Dear Readers,

PustakaBahasaInggris.com – Artikel hari tentang bagaimana meningkatkan tata bahasa dalam kemampuan menulis. Jika kalian masih menemukan kesulitan untuk meningkatkan tata bahasa dalam sebuah penulisan Bahasa Inggris, maka siapkan waktu untuk membaca artikel ini. Pahami setiap langkah demi langkah “Bagaimana cara Meningkatkan Grammar in Writing?

Let’s go!

Grammar and Writing – Bagaimana cara Meningkatkan Grammar in Writing?

Grammar and Writing – Bagaimana cara Meningkatkan Grammar in Writing?

Kalimat adalah satuan makna yang mandiri.

Menulis dibuat dengan menempatkan kalimat secara berurutan, satu demi satu dan, jika satu kalimat dibacakan dengan keras, seharusnya bisa dimengerti.

Arti harus mengalir dari satu kalimat ke kalimat berikutnya, membawa argumen atau sudut pandang ke depan secara jelas dan ringkas. Jika Anda tidak menggunakan tatabahasa dan tanda baca yang benar, atau kalimat Anda terlalu panjang dan rumit, apa yang ingin Anda katakan akan menjadi tidak jelas dan pembaca tidak akan dapat mengikuti teks karena aliran makna terganggu.

If writing is a relatively new experience, or it is some time since you last wrote anything, write in fairly short, simple sentences. Aim to make one point in each sentence or paragraph if the point is more complex. If a sentence delivers two points, consider splitting it into two sentences.

Inconsistencies of grammar and mistakes in grammar blur the meaning of written work and cause confusion in the mind of the reader. They slow the reader down and distract him or her from the meaning of the sentences and the key messages contained.


Sentence Construction

Kalimat adalah kumpulan kata-kata yang menyampaikan pengertian atau makna dan terbentuk sesuai logika tatabahasa. Jelas, kalimat pendek lebih disukai, dan lebih efektif, daripada yang panjang dan rumit.

The simplest sentence consists only of a noun, a naming word, and a verb or action word. For example, in the sentence “Gina walked”, Gina is the naming noun and walked is the action verb.

Gina is the proper noun in the example sentence above but can be substituted in following sentences by the pronoun she. A pronoun is a word that can be used instead of a noun when a noun has already been mentioned. Other pronouns are he, we, they and it.

Most sentences have a subject noun and an object noun. For example, consider the sentence “Gina walked towards the office”. Gina is the subject noun (a person or thing performing the action of walking), and the office is the object noun (a person or thing towards which the action is directed).

Adjectives describe nouns. Adjectives usually come before the noun.

They are sometimes known as ‘describing words’. When two adjectives are used to describe one noun, they are set apart with the use of a comma.

For example:

  • The lazy cat dozed.
  • The hairy, lazy cat dozed.

Adverbs describe verbs. The adverb should always follow the verb.

For example:

  • Gina walked slowly. or Emma ran away quickly.

Tense

Verbs, or action words, are expressed in tenses; past, present or future. The tense of a verb is its setting in time.

For example:

  • Gina walked (past tense)
  • Gina walks (present tense)
  • Gina will walk (future tense)

Ada juga bentuk lain yang lebih rumit yang tidak tercakup di sini. Poin penting adalah bersikap konsisten dalam penggunaan waktu. Tentukan apakah Anda sedang menjelaskan suatu kejadian di masa lalu, sekarang atau masa depan dan kemudian konsisten dalam penggunaan waktu itu sampai ada alasan bagus untuk berubah.

The incorrect use of tenses is one of the most common mistakes in grammar. For example, consider the following sentence:

  • Albert describes the new techniques, how they varied in approach and attitude.

The verb “describes” is in the present tense but varied is in the past tense. The correct tensing of the sentence should be:

  • Albert describes the new techniques, how they vary in approach and attitude.


Singular or Plural Words

The incorrect use of is and are, the singular and plural is a common mistake of grammar.

Apa yang salah pada kalimat di bawah ini:

  • There is lots of good singers in the choir.

Seharusnya:

  • There are lots of good singers in the choir.

The word is (the singular verb) relates directly to the plural noun singers. The use of both is and are should be consistent not only with a sentence but throughout the whole paragraph, stemming initially from the first sentence and relating to the noun with which the verb is connected.


Indefinite and Definite Articles

Two other items of grammar are often used erroneously – indefinite and definite articles.

“A/An” is the indefinite or general article (indicating any person or thing, a girl, a car, an ant).

“The” is the definite article, (indicating somebody or something specific: the boy, the beach ball).

To use “the boy” in one sentence and “a boy” in the next is confusing to the reader who will not be certain if you mean to indicate the same boy or a second boy. The reader is compelled to stop and work out the logic of the sentence and will be distracted from the message.


Contractions

Informal writing contracted or abbreviated words such as can’t, couldn’t or it’s should only be used in dialogue or directly reported speech, for example, if you quote someone’s work. At all other times use the full word(s) such as cannot, could not or it is.

For example:

  • He said “I can’t sing”

contoh kalimat di atas benar karena Anda langsung mengutip ucapan. Namun, jika melaporkan pernyataan ini Anda akan menulis:

  • He said that he could not sing.

Conjunctive or ‘Joining Words’

Words such as and, or, but are called conjunctive because they join parts of sentences. These are perhaps the most well-known and frequently used conjunctive but other useful ‘joining words’ include:

  • although
  • however
  • if
  • because
  • therefore
  • consequently

Kata-kata seperti ini berguna untuk menyederhanakan dan memperpendek kalimat yang begitu panjang dan rumit sehingga pembaca mungkin menganggapnya terlalu rumit untuk dipahami.


Tips to Help with Grammar

Grammar biasanya dipahami dengan akal sehat; itu inbuilt ke dalam bahasa saat Anda mempelajarinya.

Hal ini sangat mungkin untuk menggunakan tata bahasa secara efektif tanpa mengetahui peraturan secara formal. Banyak orang bisa mendengar bila kumpulan kata-kata adalah kalimat yang logis karena kedengarannya lengkap. Jika ada kesalahan gramatikal kalimatnya tidak akan bisa dibaca dengan benar. Saat mendengarkan pidato Anda tidak harus berhenti dan memikirkan apakah itu berisi subjek dan kata kerja. Karena itu, membaca tulisan selesai dengan lantang adalah kebiasaan yang baik untuk memperolehnya.

Jika Anda merasa sulit menemukan kesalahan gramatikal, cobalah meminta teman untuk membaca karya Anda dengan keras dan menunjukkan kesalahan.

Jika Anda menggunakan komputer, kebanyakan memiliki fasilitas ‘grammar-check’ dan kesalahan tata bahasa secara otomatis digarisbawahi dengan garis hijau bergelombang. Jika Anda tidak yakin bagaimana memperbaiki kesalahan, gunakan klik kanan pada ‘mouse’ Anda dan cara alternatif untuk menulis kalimat akan ditampilkan. Namun, ingatlah bahwa komputer tidak selalu benar dan gunakan akal sehat Anda dan pengetahuan tata bahasa untuk memutuskan apakah saran komputer dapat diterima.

Penggunaan grammar yang baik adalah keterampilan yang bisa Anda kembangkan dan gunakan sepanjang hidup Anda. Jika Anda mengalami masalah dengan tata bahasa, Anda mungkin mencoba membaca buku tata bahasa dasar, menyelesaikan latihan tata bahasa, dan juga menguji diri Anda dengan menggunakan berbagai kuis tata bahasa online yang tersedia.